Dinasty Kafilah Cinta Warriors

Berjuang Menjadi Umat Yang Terbaik dalam Mencapai Cita-cita Rahmatan Lil Alameen

Latest topics
» Kembali kepada Kalimat yang Sama
Sat Aug 18, 2012 2:37 am by photrot1

» buy facebook page likes dj
Thu Aug 04, 2011 10:35 pm by Tamu

» programy na nokie 5230
Thu Aug 04, 2011 9:36 pm by Tamu

» Dating viareggio italy. Dating haledon.
Thu Aug 04, 2011 4:35 pm by Tamu

» fish oil to reduce cholesterol
Thu Aug 04, 2011 9:37 am by Tamu

» Hobson Medicine Hat
Thu Aug 04, 2011 7:59 am by Tamu

» Прикольные форумы
Wed Aug 03, 2011 8:21 pm by Tamu

» pandemic
Wed Aug 03, 2011 8:04 pm by Tamu

» Medicine Hat Sturgeon Fishing
Wed Aug 03, 2011 7:49 pm by Tamu

» tramal iv
Wed Aug 03, 2011 3:47 pm by Tamu

» Dude, so much AD here, why not clean them all?
Wed Aug 03, 2011 2:26 pm by Tamu

» Sleep Problems Linked To Truck Drivers' Performance Behind The Wheel
Wed Aug 03, 2011 9:06 am by Tamu

» free.fets
Tue Aug 02, 2011 9:19 pm by Tamu

» benefits of salmon fish
Tue Aug 02, 2011 5:06 pm by Tamu

» playing slots break da flash
Tue Aug 02, 2011 3:48 pm by Tamu

» Adhd Medications Without Rx
Tue Aug 02, 2011 2:03 pm by Tamu

» Insurance
Tue Aug 02, 2011 10:49 am by Tamu

» Practically as chintzy as warez
Tue Aug 02, 2011 9:23 am by Tamu

» Прикольные форумы
Mon Aug 01, 2011 11:34 am by Tamu

» гинекология месячные
Mon Aug 01, 2011 8:10 am by Tamu

Login

Lupa password?



Pencarian
 
 

Display results as :
 


Rechercher Advanced Search


You are not connected. Please login or register

Kontribusi Petani dan Sarjana Pertanian Muslim

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down  Message [Halaman 1 dari 1]

1 Kontribusi Petani dan Sarjana Pertanian Muslim on Sun Sep 28, 2008 10:49 pm

Penyaji


Moderator
Moderator
''Dengan penuh kecintaan terhadap alam dan kehidupan, masyarakat Islam klasik telah mencapai keseimbangan ekologi,'' papar Lucie Bolens, ilmuwan yang intens mempelajari sejarah pertanian Muslim. Sayangnya, keseimbangan ekologi yang diciptakan umat Islam melalui Revolusi Hijau-nya dihancurkan pasukan Mongol hingga tentara Perang Salib (Crusaders).

Invasi yang dilakukan Mongol hingga tentara Perang Salib telah menghancurkan jaringan irigasi, memusnahkan tumbuh-tumbuhan serta tanaman serta menutup rute perdagangan. Keseimbangan ekologi terus tergerus ketika era kolonialisme melanda dunia. Ekologi pun semakin hilang keseimbangan, terutama di era industri saat ini.

Sarjana pertanian dan petani Muslim di abad pertengahan tak hanya mengajarkan bagaimana keseimbangan ekologi dibangun, namun juga banyak memperkenalkan beragam inovasi di bidang pertanian. Mereka memperkenalkan bentuk-bentuk baru kedudukan lahan, memperbaiki irigasi dengan beragam metode irigasi yang mutakhir. Petani Muslim juga memperkenalkan pupuk serta sistem irigasi buatan.

Para petani dan sarjana pertanian Muslim juga mengembangkan sistem irigasi gravity-flow dari sungai dan mata air. Umat Islam pula yang pertama menggunakan noria dan rantai pompa untuk irigasi. Industri gula tebu dan perkebunan tebu juga merupakan rintisan petani dan sarjana pertanian Muslim.

Era kejayaan pertanian Islam juga telah melahirkan ilmuwan Muslim yang meletakan fondasi ilmu pertanian, seperti agronomi, botani, serta ilmu lingkungan. Salah satu ilmuwan pertanian Islam yang terkemuka adalah Abu al-Abbas al-Nabati - gurunya Ibnu Al-Baitar.

Ahli sejarah George Sarton mengungkapkan, ''Catatan-catatan Al-Baitar adalah karya terpenting dalam dunia tumbuhan dari seluruh periode kejayaan ahli botani, mulai dari masa Dioscorides sampai abad ke-16." Catatan Al-Baitar menyerupai kamus atau ensiklopedia lengkap tentang tumbuh-tumbuhan.

Dalam Kitab al-Jami fi al-Adwiya al-Mufrada, Al-Baitar menuliskan 1.400 macam tanaman, makanan dan obat-obatan. Sebanyak 300 di antaranya ditemukan sendiri. Kitab itu begitu berpengaruh di Eropa setelah diterjemahkan ke dalam bahasa Latin serta masih digunakan hingga abal abad ke-19. Salah satu tokoh lainnya adalah Al-Dinawari, ahli botani di abad ke-9 merupakan pendiri botani Arab. Dia menulis sebuah ensiklopedia berjudul Kitab al-Nabat atau Book of Plants, yang terdiri dari enam volume. Itulah sebagain kontribusi Islam dalam bidang pertanian.

Lihat profil user http://al-ikhwan.net

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas  Message [Halaman 1 dari 1]

Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik